Cara Mengemas Es Kering untuk Pengiriman Udara dengan Aman di 2025
Pengiriman es kering melalui udara memerlukan perencanaan yang matang dan kepatuhan yang ketat terhadap protokol keselamatan. Pengemasan yang tidak tepat dapat menyebabkan penumpukan CO₂ yang berbahaya atau penundaan pengiriman. Dalam panduan ini, Anda akan belajar cara mengemas es kering sesuai dengan 2025 peraturan, memastikan aman, patuh, dan pengiriman yang efisien.
-
Cara menghitung jumlah es kering untuk pengiriman udara.
-
Apa bahan dan metode pengemasan yang diperlukan?
-
Cara memberi label dan menandai paket Anda untuk mematuhi aturan IATA.
-
Tren dan inovasi dalam pengiriman es kering untuk 2025.
Apa Persyaratan Dasar Pengiriman Udara Es Kering?
Es kering harus dikemas dalam wadah berventilasi sehingga gas CO₂ dapat keluar. Hal ini penting untuk menghindari penumpukan tekanan yang dapat menyebabkan ledakan. Selain itu, paket harus diberi label yang benar dengan nama pengiriman yang benar (“Es kering” atau “Karbon dioksida, Padat”) dan PBB 1845 nomor. Persyaratan ini merupakan bagian dari Instruksi Pengepakan IATA 954 (Pi 954), yang tetap menjadi standar emas untuk pengiriman udara es kering 2025.
Bahan dan Metode Pengemasan Apa yang Harus Anda Gunakan?
-
Isolasi: Gunakan bahan seperti busa EPS atau panel berinsulasi vakum (VIP) untuk isolasi termal yang optimal. VIP lebih efisien tetapi lebih mahal.
-
Ventilasi: Pastikan wadah luarnya tidak kedap udara. Gunakan lubang ventilasi atau biarkan penutup sedikit terbuka untuk pelepasan gas yang tepat.
-
Strategi layering: Tempatkan es kering di sekitar produk, dipisahkan oleh lapisan pelindung seperti karton atau busa, memastikan es kering tidak bersentuhan langsung dengan barang sensitif.
| Elemen Pengepakan | Pilihan yang Direkomendasikan | Mengapa itu penting |
|---|---|---|
| Wadah Terisolasi | Busa EPS atau VIP | Memastikan isolasi yang memadai untuk mengontrol sublimasi. |
| Kotak Luar | Karton bergelombang, plastik | Memberikan kekuatan struktural dan memenuhi kebutuhan operator. |
| Ventilasi | Lubang ventilasi atau celah pita bawaan | Mencegah penumpukan CO₂ yang berbahaya dari tekanan. |
| Bahan Pemisahan | Kardus, sisipan busa | Mencegah kontak antara es kering dan barang sensitif. |
Proses pengemasan langkah demi langkah
-
Dinginkan produk Anda terlebih dahulu: Pastikan barang Anda dibekukan terlebih dahulu untuk mengurangi beban termal.
-
Pilih isolasi yang tepat: Pilih busa EPS atau VIP untuk retensi es kering yang optimal.
-
Kemas es kering: Letakkan es kering di sekelilingnya tetapi jangan bersentuhan langsung dengan produk.
-
Tutup dan keluarkan wadahnya: Sisakan celah kecil atau gunakan penutup berventilasi agar CO₂ dapat keluar.
-
Beri label dengan benar: Tempelkan Kelas 9 label bahaya, “Es kering” atau “karbon dioksida, Padat,"Dan 1845, dan berat bersihnya.
Peraturan Utama untuk Pengiriman Udara Es Kering di 2025
Penandaan dan Pelabelan:
Untuk semua pengiriman, berikut ini harus terlihat jelas:
-
Kelas 9 label bahaya
-
Dan 1845
-
Berat bersih es kering dalam kilogram (kg)
Deklarasi Shipper:
Dalam kebanyakan kasus, saat mengirimkan es kering tanpa barang berbahaya lainnya, Pernyataan Pengirim yang lengkap tidak diperlukan. Namun, untuk kiriman yang mengandung barang berbahaya (Dg), deklarasi lengkap diperlukan.
Aturan Khusus Operator:
Maskapai penerbangan dan operator yang berbeda mungkin menerapkan batasan tambahan, seperti berat es kering maksimum per paket atau persyaratan khusus untuk bahan wadah. Selalu verifikasi dengan operator Anda untuk aturan khusus rute.
Berapa Banyak Es Kering yang Dibutuhkan untuk Pengiriman Udara?
Untuk menentukan jumlah es kering yang tepat, ikuti rumus ini:
-
Tingkat Sublimasi Dasar: 5–10 lb per 24 jam, tergantung pada kualitas isolasi.
-
Penyangga: Selalu tambahkan 20-25% ekstra untuk menutupi penundaan yang tidak terduga atau perubahan kondisi rute.
Misalnya, untuk pengiriman 48 jam, Anda akan membutuhkan kira-kira:
-
6 pon/hari x 2 hari = 12 lb
-
Menambahkan 25% penyangga = 2.4 lb
-
Total es kering yang dibutuhkan: 14.4 lb (~6,5kg)
Pertimbangan Khusus untuk Kuantitas Es Kering
-
Pengiriman Penumpang: Hanya 2.5 kg es kering per penumpang diperbolehkan (dengan persetujuan operator).
-
Pengiriman Kargo: Es kering maksimum yang diperbolehkan adalah 200 kg per paket, meskipun maskapai penerbangan mungkin menetapkan batas yang lebih rendah.
Dokumentasi Pengiriman Udara Es Kering
Saat mengirimkan es kering, dokumentasi berikut diperlukan:
-
Di waybill (AWB) dengan:
-
Dan 1845
-
Nama pengiriman yang tepat (“Es kering” atau “Karbon dioksida, Padat”)
-
Berat bersih es kering dalam kg
-
-
Daftar Periksa Penerimaan: Ikuti 2025 daftar periksa es kering pembawa untuk memastikan semua peraturan dipenuhi.
Apa yang Harus Dihindari Saat Mengemas Es Kering
-
Hindari wadah kedap udara: Hal ini dapat menyebabkan tekanan menumpuk dan menyebabkan pecah.
-
Jangan berhemat pada isolasi: Insulasi yang buruk mempercepat sublimasi, meningkatkan konsumsi dan risiko es kering.
-
Pastikan pelabelan jelas: Label yang salah atau hilang dapat menyebabkan penundaan atau penolakan.
-
Jangan abaikan persyaratan khusus operator: Setiap operator mungkin memiliki aturan tambahan—selalu periksa sebelum pengiriman.
2025 Tren Pengiriman Udara Es Kering
Sistem Pendinginan Hibrida:
Menggabungkan es kering dengan bahan pengubah fasa (PCMS) muncul sebagai solusi populer untuk mengurangi limbah dan memastikan kontrol suhu yang tepat. Hal ini sangat berguna untuk pengiriman yang memerlukan suhu yang tidak dapat dipertahankan oleh es kering saja.
Kemasan Cerdas:
Sensor pintar yang terintegrasi ke dalam paket untuk memantau suhu dan tingkat CO₂ menjadi lebih umum, menyediakan data real-time untuk mengoptimalkan proses pengiriman dan mencegah masalah sebelum terjadi.
Fokus Keberlanjutan:
Sebagai bagian dari tren logistik berkelanjutan yang sedang berkembang, pendingin ramah lingkungan seperti paket gel biodegradable dan PCM diadopsi sebagai alternatif pengganti es kering di beberapa pengiriman udara.
Studi kasus: Keberhasilan Pengiriman Bioteknologi
Sebuah perusahaan bioteknologi mengurangi pembusukan dengan 25% dan menghindari pelanggaran peraturan dengan beralih dari pendingin tradisional yang tertutup rapat ke perangkat pengemasan berventilasi. Perubahan ini menyebabkan lebih sedikit penundaan pengiriman dan peningkatan pengiriman tepat waktu dalam satu bulan.
Pertanyaan yang sering diajukan
Q1: Berapa lama es kering akan bertahan dalam pengiriman udara yang dikemas dengan benar?
Es kering biasanya bertahan 24–72 jam, tergantung pada isolasi dan tingkat sublimasi. Selalu pertimbangkan buffer untuk penundaan.
Q2: Bisakah saya mengirimkan es kering dengan kemasan gel dalam kemasan yang sama?
Ya. Pastikan es kering dipisahkan dari kemasan gel dengan lapisan pelindung untuk menghindari pembekuan produk sensitif.
Q3: Apakah Pernyataan Pengirim diperlukan untuk pengiriman es kering?
Hanya jika mengirimkan barang berbahaya dengan es kering. Untuk pengiriman non-DG, memastikan pelabelan dan dokumentasi yang tepat.
Kesimpulan dan Rencana Aksi
Agar berhasil mengemas es kering untuk pengiriman udara, ikuti langkah-langkah penting ini:
-
Gunakan ventilasi, kemasan terisolasi untuk memungkinkan gas CO₂ keluar.
-
Hitung kebutuhan es kering secara akurat dan tambahkan buffer 20–25%..
-
Beri label dan tandai paket Anda sesuai dengan IATA 2025 Pedoman.
-
Terus ikuti perkembangan peraturan khusus operator dan perubahan peraturan.
Langkah selanjutnya:
-
Audit Proses Pengemasan Anda Saat Ini: Gunakan 2025 daftar periksa es kering.
-
Latih Tim Anda: Pastikan semua staf memahami IATA PI 954 persyaratan.
-
Pertimbangkan Alternatif Berkelanjutan: Jelajahi manfaat material pengubah fase dan sensor cerdas.
